Ada Upaya Pencaplokan Aset, KPK Diminta Awasi Aparat Hukum Persidangan Geo Dipa

0
212

Fotoberita.com, Jakarta – Forum Peduli BUMN menilai ada mafia hukum yang bermain dalam perkara BUMN di bidang panas bumi PT Geo Dipa Energi (Persero) yang berniat mencaplok aset BUMN ini. Karena itu pihaknya meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengawasi secara seksama persidangan kriminalisasi terhadap BUMN ini.

“KPK harus ikut memiliki tanggungjawab moral untuk menyelamatkan aset negara, karena ada upaya kriminalisasi yang berpotensi merugikan keuangan negara,” kata Koordinator Forum Peduli (FP) BUMN Romadhon Jasn, di Jakarta, Kamis (9/2/2016).

Secara khusus FP BUMN meminta KPK untuk mengawasi sejumlah aparat hukum yang terlibat dalam persidangan yaitu Ketua dan anggota majelis hakim Djoko Indiarto, SH, MH, Ferry Agustina Budi Utami, SH, MH, dan Agus Widodo, SH, MHum. Juga Panitera Pengganti Tarmizi, SH, dan Penuntut Umum : Novionnora, SH, Dorkas Berlian, SH.

Romadhon dan sekitar 50-an anggota FP BUMN menggelar aksi unjuk rasa di kompleks Gedung KPK untuk mendesak KPK bertindak lebih pro aktif, sehingga negara tidak terlambat dalam proses penyelamatan aset BUMN ini yang merupakan aset negara.

Sejumlah poster bertuliskan “KPK Wajib Awasi Hakim dalam Kriminalisasi Geo Dipa”, “Ada Kriminalisasi BUMN Panas Bumi, KPK Harus Turun Tangan”, “Ada Potensi Kerugian Negara, KPK Diminta Awasi Persidangan”, dibawa oleh peserta aksi.

Ada juga alat peraga aksi yang bertuliskan “Tindak Mafia Hukum, dalam Kasus Kriminalisasi Geo Dips”, “Awas ada Kongkalikong Mafia Hukum dalam Krimunalisasi BUMN Panas Bumi”, dan juga poster “Mafia Hukum Bermain dalam Perampokan Aset Negara”. (wes)

LEAVE A REPLY